Jumat, 17 Mei 2013

Blajar Change Management dari sebuah Desa bernama Babakan Asem....

“Sesungguhnya Allah  tidak akan mengubah apa yang ada pada sebuah bangsa, hingga mereka mengubah diri sendiri.” (Ar Ra’d :11)

 ========== Edisi Kutip Sana Kutip Sini ==========


@Prolog .....: Sejak langkah kaki pertama saya menyentuh sebuah desa bernama Babakan Asem di awal 2011 lalu... tidah pernah saya membayangkan akan adanya suatu perubahan seperti saat ini.. minimal kondisi fisik infrastruktur desa mulai nampak berubah.. jalan akses ke kandang pemberdayaan di desa yg dulunya "GARINJUL" alias hanya cocok buat yg hobi OFF-ROAD, saat ini sudah rada mulus...



Tentu saja perubahan-perubahan yang terjadi tersebut merupakan buah kerja keras warga desa sendiri... dimana saya cuma dapat  ceritanya saja dari Pa Kosim bagaimana proses perubahan-perubahan itu terjadi..... terus terang sangat menarik sekali menyimak apa yang terjadi di Babakan Asem ini, karena seperti melihat miniatur pengelolaan sebuah negara... berbagai resource yang dimiliki desa memang semestinya bisa di alokasikan untuk kepentingan warganya...  walaupun saat ini masih jauh dari kata sempurna...

"Salah satu pesan utama konsep Hijrah dalam Islam adalah perubahan..."


 nah yang patut di pelajari adalah.. MENGAPA di Babakan Asem ini bisa ADA PERUBAHAN.. sementara banyak desa lainnya di pelosok indonesia BELUM KECIPRATAN TANDA-TANDA PERUBAHAN.... ini yang harus kita CERMATI dalam proses belajar Merealisasikan ilmu MANAJEMEN PERUBAHAN dari para putra daerah Babakan Asem..   



 
"...Perubahan memiliki dua aspek utama. Yaitu perubahan jasmaniyyah (jasad) dan ma’nawiyyah (nilai). Perubahan jasad mengandung makna berubahnya suatu kondisi fisik manusia dari suatu tempat tercela ke tempat yang terpuji. Sedangkan Perubahan nilai artinya merubah pola pikir, akhlak dan tujuan hidup menuju ketauhidan.  "


Kondisi Jalan Desa Di 2011
Bagaimanapun suatu perubahan itu ada ILMU nya...... dari sinilah mudah-mudahan postingan sederhana ini bisa menjadi inspirasi buat saudara-saudara kita di "desa-desa yang masih off road"  agar mulai membuka mata dan telinga bahwa PERUBAHAN itu suatu saat akan mampir di tempat kita... ASAL TAHU SYARAT-SYARAT-nya !!!! amin.. 


@Maret 2011 sd Mei 2013..  
Jalur Jalan Conggeang - Ujung Jaya Masih Off_Road juga..  Tannnyaa Kenaaapaa.. !!!


"...... Semua aspek perubahan di atas sangat penting untuk membangun peradaban Islam. Akan tetapi, aspek yang saat ini sedang menghadapi tantangan terbesar ialah aspek pemikiran....."

Generasi Masa Depan yg jadi sasaran Perang Pemikiran.. 


Salah Satu Ikhtiar 
Menangkal Generasi Masa Depan dari Ghozwul Fikri 
"....... Perang pemikiran memang bukan hal yang baru dalam Islam. Meskipun demikian, ancaman inilah yang justru mampu mengeluarkan umat Islam dari agamanya. Bahkan, lebih bahaya lagi, perang ini bisa mengakibatkan muslim memerangi agamanya sendiri..... "

Amal Jama'i Project
Siapa tahu dari cuma bikin Mushola Kandang ini.. 
Allah malah bikinin Pesantren di desa buat menangkal bahaya ghazwul fikr


"..... Salah satu tantangan terbesar umat Islam saat ini adalah tantangan pemikiran. Atau yang lazim disebut dengan ghazwul fikr..."
 
 LifeStyle vs LifeStyle
MISI PERUBAHAN dalam Berkandang Dunia_Akherat

"..... Tantangan dakwah Islam saat ini antara lain melakukan perubahan individual melalui dakwah fikriyyah dengan materi yang mendasar, jelas, dan benar-benar berorientasi bagi tegaknya kalimatul haq sehingga terbentuk perubahan pemikiran, yang diarahkan menuju kepada terbentuknya kekuatan umat, terbentuknya sistem Islam, dan tegaknya masyarakat Islami melalui dakwah siyasiyyah.....  #berat bangets kutipannya..."


3 Maret 2011 : Tapak Pertama saya @Desa Babakan Asem ... 





....Prof Dr j Winardi SE..  "..Tidak Semua Perubahan yang akan terjadi akan menimbulkan kondisi yang lebih baik, sehingga perlu diupayakan agar bila dimungkinkan perubahan diarahkan ke arah yg lebih baik dibandingan kondisi sebelumnya.. .. @Manajemen Perubahan "


Blajar Berjuang melawan ghazwul fikr via Mencerdaskan Bangsa 
Dengan Belajar ber-Social_Entrepreneurship @PeternakanSaKaDo



"......Dalam proses perubahan kita mengenal, sebuah istilah penting.. yakni seorang AGEN PERUBAHAN.. (a Change Agent).. yaitu seseorang atau sekelompok orang yang bertanggung jawab untuk mengubah keadaan atau sistem sosial tertentu..."


 AGEN PERUBAHAN "BISNIS OMPRENGAN" 
di PeternakanSaKaDo...


AGEN PERUBAHAN versi Hadits Nabi...
".....Barangsiapa di antara kalian melihat kemunkaran (kemaksiatan), maka cegahlah hal itu dengan tangannya (kekuasaan); jika tidak mampu, cegahlah dengan lisannya (ucapan); jika (masih) tidak mampu, maka cegahlah dengan hatinya, dan ini selemah-lemahnya iman." (HR. Muslim)"


Target KPI-Nya SaKaDo_Thinker dalam Blajar Membangun Desa


".... Perubahan individu akan terjadi dengan sampainya pemahaman (mafhum) Islam yang sahih (melalui da'wah fikriyah), yang menghasilkan cara berpikir Islam (qa'idah fikriyah). Perubahan ini dapat terjadi pada siapa saja dan dalam kedudukan atau aliansi apa saja, selama dia Muslim, sebab setiap Muslim, bahkan manusia pada umumnya, sesuai fitrahnya akan selalu cenderung kepada kebenaran (hanif)....".

Mempersiapkan Landasan @Mei 2013


Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS Ali Imran [3]: 104)

... Proyek Change Management di Desa Selanjutnya...
 Amal Jama'i Mempersiapkat Rombongan Ustadz dalam Project Berkandang Akherat
Siap Menyambut  peletakkan batu pertamanya.. 
.....amin. ....   



...Masa Depan Bangsa itu ada di Desa-desa....
Hanya Masalah nya Bagaimana agar aliran dana bisa sampai ke sana....  ?


... Smoga Jika nanti Satelit nya Lewat lagi Sudah Banyak Perubahan...
lewat proyek Sedekah Pohon Buah.. 

Selasa, 14 Mei 2013

Blajar Amal Jama'i .... Menuju SaKaDo_Academy Yang Harmoni Dunia_Akherat





Ikhwah! ... Lihatlah Masa itu Telah Tiba.... 


 RoadMap Mimpi Ber-Amal Jama'i

Ayyahul ikhwah.…


Apa yang kalian rasakan hari-hari belakangan ini? Pada diri kalian dan juga dakwah yang kalian bangun? Jangan katakan ini hal biasa, sebab dakwah adalah pekerjaan luar biasa, dan para du’at juga merupakan golongan manusia luar biasa, maka guncangannya pun juga bukan hal yang biasa-biasa saja! Untuk apa? Surga! Karena surga itu mahal dan sangat indah! Maka, medan yang mesti kalian tempuh, halang rintang yang menghadang, serta musuh yang mesti kalian kalahkan, juga bukan yang biasa-biasa saja; mereka begitu banyak, ganas, buas, kuat, dan tidak pernah lelah. Namun, setelah itu justru pertolongan Allah Jalla wa ‘Ala begitu dekat. Semua tipu daya mereka dan kekuatannya bukanlah apa-apa bagi Allah yang Maha Gagah dan Maha Perkasa (Qawwiyun ‘Aziz).


Dauroh ABG....
Salah Satu Contoh Menangkal Ghozwul Fikri..

Berbahagialah, sebab kumpulan orang-orang mulia dan besar telah menanti kalian untuk bersatu dalam barisan mereka. Bukankah ini sebuah kemuliaan bagi kalian?


Tim Survey Lokasi Pesantren Dhuafa di Desa Babakan Asem 



Perhatikanlah ketika Rabb kalian telah menceritakan ………

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آَمَنُوا مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللَّهِ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ


Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, Padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat. (Al-Baqarah: 214)


  Babakan Asem @2011

Ayyulah ikhwah….!

Sungguh hari yang dijanjikan-Nya telah datang …, hari di mana kalian sendiri dan sedikit manusia yang mau mengerti kalian dan menjadi pembela kalian. Sungguh Islam yang kalian bawa membuat kalian menjadi ghurabaa (orang asing, yang tersisihkan) , bahkan di hadapan umat sendiri. Di segala arah dan penjuru, berbagai entitas dan kekuatan tengah menghadang laju, dan melumpuhkan gerak kalian. Segenap bentuk fitnah, dusta, kebencian, dendam, dan amarah bersekutu menjadi satu, dengan tujuan yang sama; lenyapnya kalian.
Namun percayalah, kalian tidak akan lenyap dengan izin Allah, justru peristiwa itu menambah iman dan ketundukan kalian kepada Allah Jalla wa ‘Ala.

Bacalah firman-Nya ini:

وَلَمَّا رَأَى الْمُؤْمِنُونَ الْأَحْزَابَ قَالُوا هَذَا مَا وَعَدَنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَصَدَقَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَمَا زَادَهُمْ إِلَّا إِيمَانًا وَتَسْلِيمًا

Dan tatkala orang-orang mukmin melihat golongan-golongan yang bersekutu itu, mereka berkata: “Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita”. dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan. (Al-Ahzab: 22)


Ayyulah ikhwah…

Inilah zaman itu .., inilah masanya … zaman dan masa di mana yang dusta dipercaya, yang benar didustakan, pengkhianat diberi amanah, dan yang amanah malah dikhianati.

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alahi wa Sallam bersabda:
سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ
“Akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh kedustaan, saat itu pendusta dipercaya, sedangkan orang benar justru didustakan, pengkhianat diberikan amanah, orang yang amanah justru dikhianati, dan saat itu Ruwaibidhah berbicara.” Ada yang bertanya: “Apakah Ruwaibidhah itu?” Beliau bersabda: “Seorang laki-laki yang bodoh namun dia membicarakan urusan orang banyak.” 

(HR. Ibnu Majah No. 4036, Ahmad No. 7912, Al-Bazzar No. 2740 , Ath-Thabarani dalam Musnad Asy-Syamiyyin No. 47, Al-Hakim dalam Al-Mustadrak ‘Alash Shahihain No. 8439, dengan lafaz: “Ar Rajulut Taafih yatakallamu fi Amril ‘aammah – Seorang laki-laki bodoh yang membicarakan urusan orang banyak.” Imam Al-Hakim mengatakan: “Isnadnya shahih tapi Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya.” Imam Adz-Dzahabi juga menshahihkan dalam At-Talkhis-nya)
Inilah zaman itu … zaman di mana manusia selalu membicarakan dan menyampaikan apa yang didengarnya, tak peduli benar atau salah, fakta atau dusta, … dan perilaku itu cukuplah disebut sebagai pendusta. 


Dengarkanlah nasihat dari lisan yang paling mulia …
كفى بالمرء كذبا أن يحدث بكل ما سمع
Cukuplah seseorang disebut berdusta jika selalu menceritakan apa-apa yang didengarkannya. (HR. Muslim No. 5)

Duh .. media dan wartawan, pernahkah engkau membaca hadits ini?


Wahai ikhwah…

Apa yang kalian sedihkan? Apa yang kalian keluhkan terhadap mereka? Jika kalian tidak memiliki media, TV, koran, majalah, dan berita online, untuk melawan gelombang kekejian ahlul fitnah, maka kalian masih memiliki iman untuk bisa membedakan mana kebohongan dan mana kejujuran, mana kebenaran dan mana kebatilan. Kalian masih memiliki ukhuwah yang menjadi benteng kokoh untuk menghadang mereka. Kalian masih memiliki banyak ladang amal shalih untuk menggapai khairun naas anfa’hum lin naas….



 Mari ber-Fastabiqul khairat...

Katakan kepada mereka, “Turunkan semua media yang kalian punya, panggilah investor-investor kalian, dan gelontorkan semua dana yang kalian miliki untuk tujuan kalian itu ……….., tetapi itu semua kecil dan bukan apa-apa bagi kami -Insya Allah, sebab kami terbiasa berjuang dalam keadaan sudah dan kekurangan, walaupun untuk menghadapi lawan dan pendengki yang lebih besar dari kalian …, sebab kami selalu bersandar kepada Allah Yang Maha Besar!”


Ikhwah … hari ini, kalian begitu berharga ….

Di saat kalian tidur, makan, shalat, tilawah, menghadiri halaqah-halaqah tarbawiyah dan ta’limiyah dan sebagainya … justru mereka sibuk mencari-cari kesalahan kalian, mereka lelah, sakit, takut, dan sempit dada, karena menghabiskan waktu dengan tujuan menjatuhkan kalian … perhatian mereka yang begitu besar untuk melukai kalian adalah bukti betapa besar perhatian mereka terhadap kalian. Bukankah ini juga sebuah kemuliaan? Kalian begitu berharga bagi mereka sehingga mereka tidak mau kehilangan momen untuk menjatuhkan kalian, dari dekat atau jauh. Kalian sakit dan lelah? Mereka juga merasakannya! Maka, jangan lemah ketika menghadapi mereka, karena kalian masih mending sebab masih ada Allah Taala menjadi tumpuan harapan ….

Allah Taala menasihati kita semua …
وَلَا تَهِنُوا فِي ابْتِغَاءِ الْقَوْمِ إِنْ تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ وَتَرْجُونَ مِنَ اللَّهِ مَا لَا يَرْجُونَ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). jika kamu menderita kesakitan, Maka Sesungguhnya mereka pun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap kepada Allah apa yang tidak mereka harapkan. dan adalah Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. (An-Nisa: 104).


Dimulai Dari Sinergi Buka Lapak Qurban..
berlanjut Penjajagan Pesantren di Desa Binaan.. Amin..

Maka, tetaplah beriman bukan bermain … teruslah belajar bukan menghajar …. teruslah bekerja untuk manusia walau dikerjain orang lain … jadilah seperti pohon, walau manusia menimpukinya dengan batu tapi pohon tersebut membalas mereka dengan buah-buahan segar .. 
Jadikanlah Allah Ta’ala sebagai tempat berbagi kalian, sebelum selain-Nya …



...... Teruskanlah beKerja., .dgn Penuh Cinta dan Harmoni.