Rabu, 03 September 2014

Belajar Nge-SWOT Diri agar bisa Ber Qurban dengan 7 Dinar....



Edisi blog kali ini kayanya lebih pas jika saya angkat kisah Bu Sumi yang mengajarkan kita tentang "PERENCANAAN QURBAN"....  Insya Allah Di Edisi berikutnya akan saya bahas satu per satu Slide yang jadi pemanis tulisan Copy Paste..ini..agar Strategi PeternakanSaKaDo dalam Membantu Kesempurnaan Ibadah dengan Qurban Terbaik sebagai TrendSetter Kaum Muslim MiddleClass bisa terwujud.. 


==========================================================
KISAH PEQURBAN BU SUMI...
Oleh: Jaya Saputra

Kisah ini terjadi sekitar tahun 1995, sudah cukup lama memang, namun setiap ingin memasuki Idul Adha saya selalu teringat dengan kejadian yang pernah saya alami ini, dan sampai saat ini saya tidak pernah melupakannya. Awalnya saat saya sedang menjajakan dagangan untuk qurban bersama rekan-rekan yang berjumlah empat orang waktu itu, kami mengeluh karena sudah 3 hari berdagang baru 6 ekor yang terjual.

Tidak seperti tahun sebelumnya, biasanya sudah puluhan ekor laku terjual. Padahal hari raya  tinggal 2 hari lagi, sehingga kamipun gelisah waktu itu. Ketika sedang berbincang-bincang, salah seorang teman mengajak saya untuk sholat ashar dahulu di masjid dekat  kami jualan. Setelah selesai sholat, seperti biasa saya melakukan zikir dan doa. Untuk saat itu doa saya fokuskan untuk dagangan saya, agar Allah memberikan kemudahan agar dagangan saya dapat laku ataupun habis terjual. Setelah selesai sholat saya dan rekan kembali bergegas ke tempat kami jualan. Selanjutnya tampak ada tanda-tanda jualan kami laku sebab dari kejauhan kami melihat ditempat kami berjualan banyak sekali orang dan terlihat teman kami yang berada disana sibuk melayani calon pembeli. Akhirnya saya dan rekan berlari agar dapat membantu teman kami melayani calon pembeli. Alhamdulillah pada saat itu sudah ada yang membeli beberapa ekor kambing. “Terima kasih Ya Robb, Engkau telah mendengar dan menjawab doa kami,"Syukur saya dalam hati. 

Namun setelah semuanya terlayani dan keadaan kembali normal, saya melihat ada seorang ibu-ibu sedang memperhatikan dagangan kami, seingat saya ibu ini sudah lama berada disitu. Pada saat kami sedang sibuk, ibu ini sudah ada namun hanya memperhatikan kami bertransaksi. Saya tegur teman saya “Ibu itu mau beli ya?" Dari tadi liatin dagangan terus, emang gak ditawarin kah ? Sepertinya cuma lihat-lihat saja, mungkin lagi nunggu bus kali. Jawaban teman saya itu begitu singkatnya. Sebab kalau dilihat dari pakaiannya sepertinya ibu ini gak akan beli kambing karena ibu tersebut berpakaian lusuh sambil menenteng payung lipat ditangan kanannya. JIka dilihat dari penampilannya tidak mungkin ibu itu ingin berqurban. 


Namun saya coba hampiri ibu tersebut dan saya coba menawarkan. “Silahkan bu dipilih hewannya, ada niat untuk qurban ya bu?" Tanpa menjawab pertanyaan saya, ibu itu langsung menunjuk, “Kalau yang itu berapa bang?” Ibu itu menunjuk hewan yang paling murah dari hewan yang lainnya. Kalau yang itu harganya Rp 600 ribu bu, jawab saya. Harga pasnya berapa bang? Gak usah tawar lagi ya bu? Rp 500 ribu deh kalau ibu mau. Fikir saya memang dari harga segitu keuntungan saya kecil, tapi biarlah khusus untuk ibu ini. “Uang saya cuma ada 450 ribu, boleh gak?” Waduh saya bingung, karena itu harga modal kami, akhirnya saya berembug dengan teman yang lain. “Biarlah mungkin ini jalan pembuka untuk dagangan kita, lagi pula kalau dilihat dari penampilannya sepertinya bukan orang mampu, kasihan hitung-hitung kita membantu niat ibu itu untuk berqurban." Kamipun berempat sepakat. “Tapi bawa sendiri ya?” Akhirnya si ibu tadi bersedia, tapi dia minta diantar oleh saya dan ongkos bajaj-nya dia yang bayar sesampai dirumahnya. Setelah saya dikasih tahu alamat rumah ibu itu, ia langsung pulang dengan jalan kaki. Saya pun berangkat.


Ketika sampai di rumah ibu tersebut. Subhanallah, Astaghfirullaah, Allahu Akbar, merinding saya, terasa mengigil seluruh badan saya ketika melihat keadaan rumahnya. Ibu itu hanya tinggal bertiga dengan orang tuanya (ibunya) dan satu orang anaknya di rumah gubuk dengan berlantai tanah dan jendela dari kawat. Saya tidak melihat tempat tidur kasur, yang ada hanya dipan kayu beralas tikar lusuh. Di atas dipan sedang tertidur seorang perempuan tua kurus yang sepertinya dalam kondisi sakit.
“Mak bangun mak, nih liat Sumi bawa apa?” (Ibu itu ternyata bernama ibu Sumi), perempuan tua itu terbangun dan berjalan keluar. “Ini ibu saya bang,” ibu itu mengenalkan orang tuanya kepada saya. Mak, Sumi udah beliin kambing buat emak untuk qurban, ntar kita bawa ke Masjid ya mak. Orang tua itu kaget namun dari wajahnya terlihat senang dan bahagia, sambil mengelus-elus kambing, orang tua itu berucap, Allahu Akbar, Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga emak qurban.


“Nih bang duitnya, maaf ya kalau saya nawarnya telalu murah, saya hanya kuli cuci, saya sengaja kumpulkan uang untuk beli kambing yang mau saya niatkan buat qurban ibu saya. Aduh gusti ampuni dosa hambamu, hamba malu berhadapan dengan hambamu yang satu ini. Hambamu yang miskin harta ini tapi dia kaya iman. Seperti bergetar bumi ini setelah mendengan niat dari ibu ini. Rasanya saya sudah tidak sanggup lagi berlama-lama berada disitu. Saya langsung pamit meninggalkan kebahagiaan penuh keimanan mereka bertiga. “Bang nih ongkos bajajnya!" panggil si Ibu, “Sudah bu cukup, biar ongkos bajaj saya yang bayar. Saya cepat pergi sebelum ibu itu tahu kalau mata ini sudah basah, karena tak sanggup mendapat teguran dari Allah SWT yang sudah mempertemukan saya dengan hambanya yang dengan kesabaran, ketabahan dan penuh keimanan ingin memuliakan orang tuanya.
================================================ 

Senin, 01 September 2014

Bagaimana Menciptakan TrendSetter ber-QURBAN yg TERBAIK untuk Kelas Menengah Ibukota.....??



Akhir tahun......biasanya dijadikan refleksi dan barometer apa yang akan terjadi ditahun depan... nah tidak ada salahnya kita juga coba iseng-iseng meneropong nasib bisnis kemitraan paroan ternak sapi ini dikaitkan dengan OUTLOOK perekonomian indonesia, yang saat ini banyak di ulas di media sebagai fenomena "KEBANGKITAN POTENSI KELAS MENENGAH INDONESIA" alias bangsa ini lagi berubah dari low income country menjadi Midlle Income Country. 


Stok Qurban di Sentral-4 Per 20 September 2012

Ada beberapa indikator Penduduk Kelas Menengah (katanya koran sih), misalnya dari pendapatan per capita >$3000, tingkat komsumsi yang semakin meningkat karena kebutuhan dasarnya sudah terlampau..bla bla bla.. yang ujung-ujungnya menopang laju pertumbuhan ekomoni diatas rata-rata negara lain.. jangan heran, jika amerika dan eropa saat ini dilanda krismon, namun jalanan tol ibukota justru siang malam penuh dengan lalu lintas Truk tiada henti.. itu adalah tanda-tanda ekonomi kita berputar makin kencang...

 

Pertumbuhan kelas menengah baru di indonesia itu denger-denger dan baca-baca mencapai 7 juta orang per tahun.. ini adalah peluang pasar yg besar.... angka tersebut (katanya lagi) dua kali lipat populasi penduduk singapura dan akan terus berkembang seiring peningkatan pendapatan. Tumbuhnya kelas menengah baru tentu akan menuntut gaya hidup baru...


Masih bingung hubungannya Kelas Menengah vs PROYEK KEMITRAAN TERNAK SAPI ???? begini... kasarnya kalau sekarang fenomena ritel semacam indomart dan alfamart sudah merambah pelosok desa dll, jangan sangka dan jangan salah duga..siapa tau nanti warung steak dengan harga kaki lima semacam OBONK atau WAROENG juga akan nongol di desa-desa... atau makan Steak akan jadi pengganti Nasi Uduk, Mie ayam dan baso buat pengganjal perut.... siapa tau, steak tiba-tiba akan jadi menu di kantin sekolah atau kampus anak kita..dll,  

Dilelang Buat yang Minat Sapi Premium 700Kg, Video @20 sep 2012


Lalu apa hubungannya Kelas Menengah dengan Sapi Qurban?
ini menariknya... Jika kita fokuskan issue Middle Class tsb dengan kebangkitan potensi Kelas Menengah Muslim ibukota, saya pribadi semakin optimis dalam urusan persapian ini.... lihatlah saat musim qurban kemarin... semakin banyak orang yang merasa wajib untuk berqurban... bacalah donatur qurban via PKPU, Dhompet Dhuafa dll.. semakin hari semakin banyak yang berpartisipasi,. artinya kebangkitan Kelas Menengah Muslim diiringi juga dengan kebangkitan pemahaman beragama yang semakin baik... tinggal dipoles dikit, tadinya hanya sekedar ber-qurban alias gugur kewajiban... nanti kita upgrade dan diarahkan menjadi keinginan untuk ber-QURBAN yg "TERBAIK dan TERBERAT" seantero masjid di lingkungan kita...plus bahwa berqurban dengan menyembelih sendiri itu lebih banyak keutamaannya dibandingkan sekedar transfer uang... kalo perlu kita adakan  Pooling SMS dan pemberian PIALA BERGILIR ddari panitia qurban di masjid untuk pequrban dengan bobot paling heboh.. hehehhe

Qurban, saya rasa bukan masalah keuangan, namun lebih kepada masalah perencanaan, mentok-mentok anda ber-Qurban dengan sapi seberat 1 ton paling harganya ga lebih dari Rp20-30juta... sekarang kita tanya, kira-kira berapa budget kita untuk liburan akhir tahun beserta keluarga, berapa budget yg kira keluarkan untuk membeli gadget dan handset..... pastilah angkanya tidak jauh beda dari harga sapi seberat 1 ton tersebut.. tinggal masalah niat dan perencanaan untuk memberikan Qurban Terbaik di Iedul Adha nanti... ingatlah kembali kisah HABIL-QOBIL yang beda nasib karena TIDAK MEMBERIKAN QURBAN TERBAIK..

  
.....Ini Ilustari Jadul Konversi Dinar Tahun 2012....


Sebagai karyawan di industri telco, ada pelajaran menarik dari industri tempat saya bekerja... yaitu bagaimana menciptakan pasar ditengah persaingan yang sengit antar operator, bagaimana caranya menjadi crakcer sepeti seorang Hasnul Suhaemi yang bisa merubah tatanan harga pulsa di indonesia sehingga para pemulung pun bisa berhalo-halo sambil dorong gerobaknya. ..... begitu pula dengan fenomena berqurban, TIDAK BISAKAH kita mendapatkan hewan qurban yang makin hari makin murah? tidak udah jlimet... coba kita renungkan jika kita hidup di komplek menengah ke bawah atau membaur di perkampungan, pernahkah kita terpikir bagaimana caranya bisa meningkatkan populasi tetangga kita yang ingin berqurban namun hanya punya uang pas-pasan.. tidak mungkinkah jika tetangga kita hanya punya uang Rp 100-300rb tapi ingin merasakan nikmatnya menyembelih qurban sendiri???  Pernah ?????



Konsep qurban terbaik tentu bukan hanya dari ukuran bobot. Jjika anda sanggup nombokin satu sapi bersama tetangga yg hanya punya uang 100-300rb tadi, itu juga sudah masuk kategori QURBAN TERBAIK, meskipun sapinya hanya berbobot 250-300kg saja... Sayang memang kita sering terjebak bahwa jatah 1 sapi qurban harus 7 orang, sehingga paradigma kita adalah harga satu sapi dibagi 7..... padahal cuma berdua pun boleh saja... inilah PARADIGMA yang harus dirubah menuju GAYA HIDUP QURBAN TERBAIK..



Saudara-Saudara.... !!!! MERENCANAKAN QURBAN itu SANGAT PENTING.. Apalagi kalo niatnya memang masuk MURI, kaya Ki Kusomo yang Paranormal itu... beliaulah PEMEGANG REKOR QURBAN TERBAIk versi MURI dengan bobot 2 TON ...ingat baek-baek.. PARANORMAL !!! rekor qurban MURI itu bukan di pegang USTADZ, bukan di pegang PRESIDEN RI yang muslim,, bukan pula di pegang PENGUSAHA MUSLIM ... tapi PARANORMAL SODARA-SODARA!! disinilah kita kalah pinter dengan Ki Kusomo yang JAUH-JAUH hari sudah mempersipakan QURBAN TERBAIK nya...

Menunggu Datangnya Sang Godot Dana CSR 
Bantuin Pemberdayaan Ternak @SaKaDo_Academy 

Begitulah tantangan saya  bersama PeternakanSaKaDo di depan mata yang SUNGGUH NYATA... yaitu bagaimana MENINGKATKAN aksestabilitas kaum muslim ekonomi pas-pasan agar bisa berqurban,  dan BAGAIMANA menjadikan QURBAN TERBAIK itu menjadi bagian lifestyle Kelas Menengah Muslim di ibukota... kalo targetnya ketinggian.. minimal bisa ada kenaikan target buat diri sendiri dengan belajar miara kambing yang cakep buat dipotong qurban sendiri .... tinggal nanti mikirin masalah apakah si kambing ini bisa di kirim via TIKI ke jakarta, biar anak-anakku ada pengalaman dorong-dorong kambing walau hidup di kota seperti qurban 2 thn lalu di video yg atu ini..



#...Tebar Qurban 2011 Bersama Yayasan Cahaya Kebajikan, Jatiwaringin  Pondok Gede..#


ANAK BANYAK... KEBUTUHAN HIDUP MANGKRAK HEWAN QURBAN nya GA MENINGKAT-MENINGKAT... Ampuunnnin Hamba ya Allah....



.... Cuma Mampu Motong 1 Qurban Doank.. 
Pigimani lagi.. Gaji no Up Up..


#... Kalo Senasib.. Yuk.. kita mulai Nabung BakalanQurban di SaKaDo_Academy... #

TEBAR QURBAN 2013 nanti apakah Bisa Dorong-dorong sapi yah buat sekeluarga . ? #..Masih Pesimis.. #

...Sinergi Tebar Qurban 2012 Bersama Yayasan Cahaya Kebajikan, 
Jatiwaringin  Pondok Gede..


Perjalanan jadi pengamat "by remote" atas kegiatan perintisan pemberdayaan ternak sejak awal 2011 lalu yg dilakukan warga Desa Babakan asem dengan sang komandan pa Kosim Ahmadi sebagai AGEN PERUBAHAN nya, belumlah bisa disebut suatu keberhasilan.. karena berbagai masalah masih banyak menghadang...  apalagi dengan konsep "KANDANG SAWERAN KOLEKTIF" yang melibatkan banyak tangan yang saweran, pastilah tidak akan bisa memuaskan semua pihak...



....Stok Qurban Premium buat Qurban 2013 ...

Namun PROGRESS atas visi untuk  menciptakan TrenSetter Ber_Qurban Terbaik lambat laun mulai nampak... minimal akses kepada sumber bakalan yang bisa dijadikan Sapi Qurban Bobot Premiun sudah ada ...alias bisa memotong beberapa rantai transaksi...  orang bilang sich... KEY SUCCESS DRIVER nya dikit-dikit bisa dikumpulkan...

... Si Bule... Murid Pertukaran Pelajar @SaKaDo_Academy 
...Buat UjiCoba Pakan  #Agustus 2013#



Misalnya saja kalo dulu rada-rada cuek ama para penjual sapi dipinggir jalan, namun karena pernah merasakan "suka dukanya" ngawal crew kandang yg berhari-hari jagain lapak sapi, ternyata bisa juga menimbulkan rasa kepedulian dan silaturahmi yang berkelanjutan.. contohnya aja hubungan dengan mas Bambang Wong Solo yang dulu buka lapak di lapangan Pondok gede depan rumah.. Alhamdulillah skarang pa Kosim malah sudah 2x berkunjung ke kandangnya buat survey bakalan ... minamal dari hasil silaturhami di awal bulan september 2013 ini ada sharing ilmu tentang duniasapi yg bisa di dapat dari mas Bambang yg sehari-hari nya juga jadi ketua kelompok ternak di desa nya..

... buka lapak di pondok gede lagi ga yah doi... ?


Persis seperti jualan pulsa,... Subsidi silang antar segmen market sapi qurban itu memang wajib ada, yaitu bisa nyediain sapi yang bobotnya diatas rata-rata, plus bisa pula nyediakan sapi Cungkring lokal yg alakadarnya biar ga terlalu mahal jualnya .... Tentu saja tidak berarti semua cita-cita diatas bakal sanggup saya pikul sendiri... alias ini adalah PilotProject UjiNyali dari semua pihak menuju cita-cita Masyarakat Indonesia yang adil dan Makmur dan sejahtera dunia dan akherat yang makin tidak kentara wujudnya...  @ga_Nyambung.com

Fokus.. fokus.. fokus..

...... Nah.. Ini Stok Qurban 2013 baru datang awal Septembe ini titipan bandar jawa....

 =====================================================================
Update Status atas Repost Edisi 9 Desember 2011 



Ini Dia Stok Qurban Terbaik 2014
@SaKaDo_Academy 


Sapi nya Juragan JatiJBS
Aug-2014



..Masih Sebatas Survey dari kandang orang.. ..


Ada yg mau TebarQurban via DoGar 65-70Kg ?




Smoga Tahun Depan ada anakan yg layak qurban dari pejantan ini


Anakan yang dihasilkan sejak blajar ternak @SaKaDo_Academy.. 
Masih nanggung 


..Akhirnya Sapi Kuncen Made In SaKaDo_Academy
Ada Yang Motong buat Qurban Juga..

 ..28 Sep 2014...